VLOOKUP adalah fungsi pencarian Excel untuk mencari data di tabel referensi secara vertikal (ke bawah) berdasarkan kata kunci, lalu mengambil nilai dari kolom lain di baris yang sama. Huruf V berarti Vertical.
Sintaks rumus VLOOKUP
=VLOOKUP(lookup_value, table_array, col_index_num, [range_lookup])- lookup_value: nilai atau sel kata kunci yang dicari.
- table_array: range tabel referensi. Kata kunci harus berada di kolom pertama range ini.
- col_index_num: nomor kolom hasil, dihitung dari kolom paling kiri table_array (kolom pertama = 1).
- range_lookup (opsional): FALSE atau 0 untuk hasil persis sama, TRUE atau 1 untuk hasil perkiraan.
Contoh rumus VLOOKUP
=VLOOKUP(B2,$F$2:$G$51,2,0)Rumus ini mencari isi sel B2 di kolom F, lalu mengambil nilai dari kolom ke-2 range tersebut (kolom G) pada baris yang sama. Angka 0 di akhir meminta hasil yang persis sama. Tanda $ mengunci range supaya tidak bergeser saat rumus disalin ke bawah.
Arti FALSE (0) dan TRUE (1)
- FALSE atau 0: mencari nilai yang persis sama di kolom pertama. Paling sering dipakai untuk kode barang, NIK, atau nama.
- TRUE atau 1: mencari nilai terdekat. Kolom pertama harus diurutkan dari kecil ke besar.
- Jika argumen ini dikosongkan, Excel memakai TRUE (perkiraan), jadi tulis 0 bila butuh hasil yang persis.
Kenapa VLOOKUP menghasilkan #N/A?
- Kata kunci tidak ditemukan di kolom pertama table_array saat memakai FALSE atau 0.
- Kata kunci tidak berada di kolom pertama range, misalnya range dimulai dari kolom yang salah.
- Ada spasi berlebih di data. Rapikan dulu dengan fungsi TRIM.
VLOOKUP atau XLOOKUP?
Microsoft menyebut XLOOKUP sebagai versi yang lebih baik dari VLOOKUP: bisa mencari ke segala arah dan mencari hasil yang persis sama secara bawaan. XLOOKUP dibahas di materi tersendiri.
Yang dibahas di video
- Mencari data di tabel referensi secara vertikal berdasarkan kata kunci
- Mengambil nilai dari kolom lain yang sejajar di baris yang sama