AVERAGEIF menghitung rata-rata data yang memenuhi satu syarat, sedangkan AVERAGEIFS untuk lebih dari satu syarat. Logikanya sama dengan SUMIF: AVERAGE untuk rata-rata, IF untuk 1 syarat, IFS untuk lebih dari 1 syarat.
Sintaks rumus AVERAGEIF
=AVERAGEIF(range, criteria, [average_range])- range: area yang diuji dengan syarat.
- criteria: syaratnya, misalnya "HRD" atau ">32".
- average_range (opsional): area yang dirata-ratakan. Jika dikosongkan, range yang dipakai.
Sintaks rumus AVERAGEIFS
=AVERAGEIFS(average_range, criteria_range1, criteria1, [criteria_range2, criteria2], ...)Area yang dirata-ratakan ditulis paling depan. Bisa menampung 1 sampai 127 pasangan range dan syarat.
Contoh rumus AVERAGEIF dan AVERAGEIFS
- =AVERAGEIF(B2:B50,"HRD",C2:C50) menghitung rata-rata kolom C untuk divisi HRD.
- =AVERAGEIFS(C2:C50,B2:B50,"HRD",A2:A50,"ATK") menghitung rata-rata untuk divisi HRD dan kategori ATK.
Kenapa hasilnya #DIV/0!?
Error #DIV/0! muncul bila tidak ada satu pun sel yang memenuhi syarat, sehingga tidak ada data yang bisa dirata-ratakan.
Yang dibahas di video
- AVERAGE untuk mencari nilai rata-rata
- IF untuk 1 syarat, IFS untuk lebih dari 1 syarat