SUMIF menjumlahkan data yang memenuhi satu syarat, sedangkan SUMIFS menjumlahkan data yang memenuhi lebih dari satu syarat. Logika sederhananya: SUM untuk menjumlahkan, IF untuk 1 syarat, IFS untuk lebih dari 1 syarat.
Sintaks rumus SUMIF
=SUMIF(range, criteria, [sum_range])- range: area yang diuji dengan syarat.
- criteria: syaratnya, misalnya "HRD", ">100", atau sel B4.
- sum_range (opsional): area yang dijumlahkan. Jika dikosongkan, range itu sendiri yang dijumlahkan.
Sintaks rumus SUMIFS
=SUMIFS(sum_range, criteria_range1, criteria1, [criteria_range2, criteria2], ...)Perhatikan urutannya: di SUMIFS, area yang dijumlahkan ditulis paling depan. SUMIFS bisa menampung hingga 127 pasangan range dan syarat.
Contoh rumus SUMIF dan SUMIFS
- =SUMIF(B2:B50,"HRD",C2:C50) menjumlahkan nilai di kolom C yang divisinya HRD.
- =SUMIFS(C2:C50,B2:B50,"HRD",A2:A50,"Maret") menjumlahkan nilai kolom C untuk divisi HRD di bulan Maret.
- =SUMIF(C2:C50,">100") menjumlahkan semua nilai di atas 100.
Tips menulis syarat
- Syarat berupa teks atau memakai tanda perbandingan ditulis di dalam tanda kutip, misalnya ">100".
- Wildcard bisa dipakai: tanda * untuk banyak karakter dan ? untuk satu karakter, misalnya "Jakarta*".
Yang dibahas di video
- SUM untuk menjumlahkan data
- IF untuk 1 syarat, IFS untuk lebih dari 1 syarat