IF adalah fungsi logika Excel untuk menguji suatu kondisi, lalu mengembalikan satu hasil jika kondisinya benar (TRUE) dan hasil lain jika salah (FALSE).
Sintaks rumus IF
=IF(logical_test, value_if_true, [value_if_false])- logical_test (wajib): kondisi yang ingin diuji, misalnya B2>=75.
- value_if_true (wajib): hasil jika kondisi bernilai TRUE.
- value_if_false (opsional): hasil jika kondisi bernilai FALSE.
Contoh rumus IF
- =IF(B2>=75,"Lulus","Gagal") menampilkan Lulus bila nilai di B2 minimal 75, selain itu Gagal.
- =IF(C2>B2,"Melebihi anggaran","Sesuai anggaran") membandingkan realisasi di C2 dengan anggaran di B2.
- =IF(C2>B2,C2-B2,0) menghitung selisih bila C2 lebih besar dari B2, selain itu hasilnya 0.
Operator perbandingan untuk kondisi IF
Teks di dalam rumus ditulis di antara tanda kutip, misalnya "Lulus".
- = sama dengan, <> tidak sama dengan
- > lebih besar dari, < lebih kecil dari
- >= lebih besar atau sama dengan, <= lebih kecil atau sama dengan
Rumus IF dengan lebih dari 2 kondisi
Untuk lebih dari dua kemungkinan hasil, IF bisa ditaruh di dalam IF lain (Nested IF), diganti IFS, atau digabung dengan AND dan OR. Ketiganya dibahas di materi Logika berikutnya.
Yang dibahas di video
- Menguji kondisi lalu mengembalikan hasil berbeda untuk TRUE atau FALSE